Kunci Teduh

90 1

Berteduh di sudut jendela ruangan dan menjadi terasing hanya karena perbedaan perspektif, bukan lagi menjadi suatu hal yang menyedihkan apalagi dijadikan beban. Perbedaan sudut pandang tak hanya memberi jarak antara kau dan mereka. Kadang, sepatah kata dialog mereka bisa saja mengoreskan luka di hatimu hingga kau tak lagi mampu membedakan apa yang namanya sindiran atau sekadar lelucon.

Menjadi pribadi yang tetap teduh dan eksis di tengah perbedaan memang cukup problematis. Namun, akan menjadi lebih mudah bila kau telah menemukan kunci teduh yang siap menemanimu berlabuh di setiap persinggahan yang akan kau lewati.

Kunci teduh 1 : Memilah butir kata untuk ruang hati

Tak semua butir kata yang hadir mampu meneduhkan hati, tak jarang beberapa butir kata kadang justru melemahkan kualitas diri secara tak sengaja. Namun tak apa, kau punya pilihan untuk berdiam jeda minimal lima detik untuk merespon dan memilah butir kata yang tepat untuk disimpan ke ruang hati atau cukup sekadar didengarkan saja.

Jika setiap butir kata itu seperti biji kopi. Bukankah setiap biji kopi perlu digiling, disaring hingga beberapa kali dan diseduh dengan suhu yang ideal hingga menjadi kopi berkualitas yang siap untuk dinikmati?

Hatimu akan teduh seteduh-teduhnya,
bila kau mampu memilah butir kata yang tepat untuk disimpan ke ruang hati
atau yang cukup sekadar didengarkan saja.

 

Kunci teduh 2 : Menata nada kata dengan nada hati

Beberapa orang mungkin ahli mengelola nada kata dengan baik walau nada hati sedang tak baik. Ada juga beberapa orang yang tujuannya baik, tapi entah kenapa selalu saja ada nada katanya yang tak pernah seirama dengan nada hatinya. Memang benar, tak ada yang dapat mengontrol nada kata yang mampir menyapa hanya untuk menyinggung hati. Tapi, selalu ada cara terbaik untuk meresponnya.

Responlah dengan nada yang lebih rendah dibawah lawan bicaramu. Nada yang lebih lembut dan meneduhkan hati. Seperti halnya bila sebuah nada bas sedang berirama “do” tinggi, maka responlah dengan nada piano “do” rendah. Begitulah sekiranya nada terbaik dalam berkomunikasi.

Nada suara yang lemah lembut mampu meneduhkan suasana hati,
semakin rendah nada suaramu semakin teduh syahdu hati lawan bicaramu.

 

Kunci teduh 3 : Berdamai dengan beberapa ketidakadilan

Menjadi orang yang tegas berperhitungan tentu akan membuatmu terhindar dari beberapa ketidakadilan yang tak pantas. Namun tahukah kau, bahwa menjadi orang yang tidak terlalu berperhitungan akan keadilan juga mampu meneduhkan suasana? Ada kalanya keadilan dan keteduhan adalah sebuah pilihan yang kontradiktif. Mana yang kau pilih? Adil tapi tak teduh, teduh tapi tak adil bagimu? Adil dan teduh hanya mampu kau miliki seutuhnya bila kau mampu berdamai dengan beberapa ketidakadilan dunia yang masih dalam batas wajar.”

Seperti pepatah yang mengatakan mengalah untuk menang bila tidak menemukan “WIN-WIN SOLUTION”. Semoga kau mampu menemukan kunci-kunci keteduhan agar hari dan hatimu teduh selalu.

Melisa Wijaya

1 comment

  1. Terima kasih untuk artikel yang meneduhkan dan mendidik ruang hati. Salam teduh.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.