Memaafkan, Membalut Luka

114 0

Bekas Luka

Ketika kau sedang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba kau jatuh hingga terluka. Luka yang kau alami cukup parah. Sampai-sampai kau tak mampu berbuat apa-apa. Akhirnya, kau memilih untuk bangkit secara perlahan, kemudian seseorang datang untuk memberi pertolongan. Orang yang tak kau kenal, namun berbelas kasihan  untuk membantu membalut lukamu. Sebulan berlalu, kau mulai sembuh dari luka itu. Namun, luka itu masih membekas. Tidak hilang.

Luka Hati Dimasa Lalu

Sama halnya dengan luka hati di masa lalu. Luka itu belum hilang, masih membekas. Kau punya masa lalu, masa yang terlihat kelam. Ada kepahitan hidup, ketidakadilan, kecewa, dan hal-hal lainnya yang membuat kau terluka di dalam batin. Kau mungkin pernah dikucilkan dan diperlakukan dengan kasar. Kau bahkan kehilangan harga diri, hingga kau merasa bahwa semua orang hanya meninggalkan jejak luka. Luka yang membekas hingga kini, menjadi alasan untuk melampiaskannya kepada orang lain. Kau ingin orang lain merasakan luka yang sama dengan apa yang kau rasakan, sementara kau sendiri sudah tahu bahwa itu sangat menyakitkan.

Sembuh dari Luka

 

“Akan lebih baik kau menjadi pembalut luka daripada kembali melukai”

 

Pada akhirnya kau akan belajar, bahwa sedekat apapun hubungan, manusia bisa mengecewakan. Untuk itu belajarlah memaafkan orang-orang yang pernah menancapkan duri tajam, hingga membuat kau terluka. Saat kau memutuskan untuk memaafkan, itu sama halnya kau sedang membalut lukamu, hingga kau akan merasakan luka hatimu perlahan akan sembuh.

Seperti saat kau terjatuh dari motor dan ada orang yang membantumu membalut luka. Demikianlah dengan kehidupan. Dengan cara yang tak disangka, kau akan dipertemukan dengan orang-orang baik, yang akan membantumu untuk bangkit. Yang akan mengubah luka menjadi sebuah energi baru dalam hidupmu.

Dari luka masa lalumu, kau pun belajar untuk memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain.  Kau pun akan menemukan hadiah yang terbungkus di balik luka itu, kau kini menjadi sosok yang lebih kuat dari sebelumnya. Sembuhkan luka masa lalumu. Berhentilah meneruskan itu kepada orang lain. Akan lebih baik kau menjadi pembalut luka daripada kembali melukai.

Moria Flo

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.