#MusikTeduh: 168
Dipopulerkan dan diciptakan oleh Monita Tahalea

“Setiap pertemuan akan menjadi berarti
jika keduanya saling menjaga.”

 

“168” merupakan lagu yang berada dalam album Monita Tahalea di tahun 2015 yang bertajuk Dandelion. Lagu bertempo lambat ini menjadi favorit saya setelah “Memulai Kembali” dari album yang sama. Diawali dengan lirik “Sebuah nostalgia yang tak kan terlupa, tentang gadis bingung dan pengembara”, lagu “168” menjadi amat unik. Setelah mendengar lagu ini secara keseluruhan, Monita seolah-olah sedang melakukan storytelling kepada pendengarnya karena memang sebagian besar liriknya berisi sebuah cerita cinta dengan beberapa kiasan.

Ada dua tokoh di sini Gadis Bingung dan Pengembara. Gadis Bingung yang diceritakan di sini adalah seorang gadis yang sering galau dan tidak punya suatu prinsip dalam hidupnya. Sementara, Pengembara adalah seseorang yang belum menemukan tempat untuk berlabuh dan menetap. Keduanya bertemu satu sama lain pada suatu hari di penghujung senja dan saling membagikan cerita mereka. Mereka berdua menunggu satu hal yang sama, yaitu hujan.

Hujan di sini mewakili harapan. Gadis Bingung berharap dia tidak lagi galau dan Pengembara berharap mempunyai tempat untuk berlabuh dan menetap. Sambil saling bercerita di bawah langit mendung, hujan tidak pernah datang. Tapi, yang menarik adalah mereka saling jatuh cinta. Hal yang tidak pernah disangka oleh mereka. Pada akhirnya mereka sadar bahwa cinta yang datang kali ini bukan karena mereka telah mencari dan menunggu, tapi memang sudah saatnya mereka bertemu.

Seberapa jauh berjalan mencari dan juga menunggu, ada waktu yang akan mempertemukan dengan apa yang kita cari dan tunggu. Walaupun tak selalu berakhir bersama, tapi ada kalanya akan dipertemukan kembali. Lagu ini semakin menarik, dengan ditutup oleh sebuah kalimat dalam bahasa Perancis il y a longtemps que je t’aime, jamais je ne t’oublierai (aku mencintaimu sejak lama, aku tidak akan melupakanmu) yang membuatnya terkesan romantis.

 

Imanuel Harkespan

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

©2021 Teman Berteduh

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account