Kamu mencoba berani terbuka dan bercerita, tapi justru dihakimi?
Sudah berusaha jujur tentang perasaan, namun malah disalahpahami dan dihakimi. Tenang, itu bukan salahmu. Kamu mungkin belum menemukan telinga yang mau dan siap mendengarkan dengan empati.

Ruang konseling aman: dipahami, bukan dihakimi
Di Teman Berteduh, kamu bebas bercerita apa saja tanpa ada stigma. Kami menawarkan layanan konseling online yang praktis, mudah, dan pastinya terjangkau.
Ruang konseling aman: dipahami, bukan dihakimi
Di Teman Berteduh, kamu bebas bercerita apa saja tanpa ada stigma. Kami menawarkan layanan konseling online yang praktis, mudah, dan pastinya terjangkau.

Telah melayani 1000+ sesi konseling online
untuk masalah kecemasan, depresi, stres, burnout, kesepian, dan mental health issue.
Professional Listener Tersertifikasi
Semua Professional Listener Teman Berteduh telah mengikuti sesi pelatihan dan lulus assessment The Art of Listening. Mereka memiliki standar khusus dan keterampilan yang dapat membantumu bercerita dan mengungkapkan perasaanmu dengan leluasa.

Evy Kartika
58 tahun
Facilitator The Art of Listening

Evy Kartika
58 tahun
Evy hadir dengan lembut untuk mendampingi klien yang mencari tempat aman untuk bercerita. Dengan kecermatan dan analitis, ia menemani proses batin klien menemukan ketenangan, merasakan dukungan yang menguatkan dan memperoleh keberanian untuk melewati masa-masa sulitnya.

Jessica Dima
36 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Dima rindu hadir secara utuh, membuka ruang aman untuk mendengar dan menerima kerentanan klien. Dengan empati yang peka, ia membaca gestur dan nada serta merefleksikan kisah dengan teliti dan kejernihan makna sehingga klien merasa diterima dan lega.

Destrin
33 tahun
Confidant The Art of Listening
Destrin rindu melangkah dalam panggilan Tuhan untuk melayani klien dengan empati dan ketajaman memahami serta menganalisis persoalan klien. Dengan sikap terbuka dan tidak menghakimi, ia menciptakan ruang hangat tempat klien bercerita dengan aman, nyaman tanpa takut dihakimi.

Erick Marlissa
41 tahun
Facilitator The Art of Listening

Erick Marlissa
41 tahun
Erick hadir menjadi pendengar yang peka, penuh empati dan peduli. Dengan sikap tenang tanpa menghakimi, ia menuntun klien menemukan langkah-langkah kecil untuk dijalani. Harapannya, klien memperoleh kesadaran diri lebih dalam serta menemukan makna dari setiap proses hidup yang mereka lalui.

Depi
34 tahun
Confidant The Art of Listening
Depi rindu menjadi berkat melalui pelayanan konseling, menghadirkan empati yang hangat sekaligus keteguhan yang menenangkan. Dengan kekuatan hati yang lembut, ia berharap klien merasakan keteduhan, kelegaan dan ruang aman untuk memulihkan diri.

Cindy Chandry
34 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Cindy berharap bisa hadir sepenuh hati, mendampingi dengan ketenangan dan kepekaan untuk menggali hal-hal yang menumbuhkan kesadaran. Dengan emosi dan pikiran yang stabil, ia menciptakan ruang aman bagi proses refleksi sehingga klien merasa lega dan mampu memproses emosi dengan lebih jernih dan sehat.

Nining
48 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Nining rindu hadir sebagai teman yang mendengar, merawat dan meneduhkan dengan kehadiran yang hangat dan penuh penerimaan. Dengan jiwa seorang ibu, ia memberi diri dan mendampingi melalui percakapan reflektif yang menumbuhkan kesadaran dan ketenangan batin sehingga klien merasa lega, diterima dan dimengerti.

Olive
47 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Berangkat dari latar belakang pendidikan yang selaras dengan pelayanan pendampingan, Olive hadir dengan ketenangan, keteguhan hati serta cara berpikir yang terstruktur dan sistematis dalam menganalisa persolan secara jernih. Ia menuntun klien memproses setiap persoalan dengan penuh kesadaran untuk memperoleh insight baru dan pikiran yang lebih lapang.

Denissa
33 tahun
Confidant The Art of Listening
Denissa memandang setiap perjumpaan sebagai kesempatan yang berharga untuk menolong. Ia hadir dengan empati dan komunikasi yang reflektif sehingga klien menemukan kesadaran akan kondisi diri dan solusi dari persoalan yang dihadapi serta mampu melihat harapan untuk melangkah ke depan.

Liliana
37 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Lili rindu hadir sebagai berkat bagi siapapun yang membutuhkan, dengan penerimaan yang hangat, tanpa menghakimi. Dengan empati dan ketenangan, ia menemani setiap klien dengan kehadiran yang utuh. Harapannya, klien merasa lega dan tenang karena telah diberi ruang untuk merefleksikan diri dengan jujur.

Cynthia
29 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Cynthia rindu membagikan kasih Tuhan melalui sesi pendampingan, hadir dengan empati yang hangat dan ketenangan yang meneduhkan. Dengan refleksi yang terstruktur, ia membantu klien menatap persoalannya dari sudut pandang Tuhan. Harapannya, klien menemukan makna dan mampu membuat komitmen yang lebih baik.

Tata
26 tahun
Facilitator The Art of Listening

Dwinta Talenta
26 tahun
Tata hadir untuk melayani dengan pendekatan yang berakar pada kasih sekaligus pemahaman psikologi. Ia berharap setiap klien yang didampingi menemukan kelegaan dari kehadiran dan ketulusannya mendengarkan.

Helen Dince
43 tahun
Facilitator The Art of Listening

Helen Dince
43 tahun
Kerinduan Helen adalah melayani dan menjadi berkat melalui sesi konseling yang selaras dengan pendidikan dan panggilannya. Dengan sikap tenang, lembut, penuh empati dalam mendengarkan, ia menciptakan ruang aman yang meneduhkan bagi klien merasakan kelegaan dan kekuatan yang baru.

Yunita Elisabeth
43 tahun
Facilitator The Art of Listening

Yunita Elisabeth
43 tahun
Berangkat dari pengalaman berada di titik terendah dan proses pemulihan yang panjang, Yunita mampu berempati dan mendengar tanpa menghakimi. Ia hadir menemani dengan tulus dan pikiran yang positif supaya klien merasa diterima apa adanya, lebih ringan secara emosional dan tidak merasa sendirian.

Romanna
33 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Romanna Aritonang
33 tahun
Anna hadir dengan ketenangan yang lembut dalam mengarahkan percakapan secara terstruktur untuk mendapatkan makna. Dengan kepekaan dan kehadiran penuh, ia mendukung pertumbuhan batin klien di setiap prosesnya sehingga klien mendapatkan kelegaan, merasa ditopang dan tidak sendirian menghadapai situasi yang tak mudah.

Jellia
47 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Jellia rindu menjadi berkat dengan menghadirkan pertolongan yang hangat dan tulus. Melalui refleksi yang tenang dan humor yang lembut, ia berharap klien bisa menemukan pola yang menghubungkan masa lalu, luka, relasi dan keputusan hidupnya, sehingga setiap perjumpaan menjadi ruang aman bagi klien dapat bercerita dan bernafas lega.

Boby
40 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Boby rindu mengalirkan kasih Tuhan melalui kehadirannya mendengarkan klien dengan penuh empati. Dengan sikap tenang, sistematis dan reflektif, ia menemani dengan kepekaan dan kebijaksanaan. Harapannya, klien menemukan ketenangan , kedamaian dan kelegaan yang memulihkan jiwa.

Hindro
60 tahun
Confidant The Art of Listening
Hindro rindu menghadirkan diri untuk membantu sesama melalui sesi konseling, Dengan hati yang tenang tanpa menghakimi, ia mendengar setiap klien dengan kesungguhan hati dan ketulusan. Harapannya, klien mendapatkan kedamaian yang memampukan mereka menghadapi dan mengatasi persoalan hidupnya dengan lebih kuat.

Rodeestalita
41 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Rodee membawa kerinduan yang lembut untuk mendampingi klien dalam proses pemulihan batin. Ia hadir dengan kepekaan, tanpa menghakimi dengan refleksi yang menenangkan. Berbekal pengalaman luka yang pernah dialami, ia mendengarkan dengan hati sehingga klien merasa dipahami dan diterima.

Novy
37 tahun
Confidant The Art of Listening
Novy rindu menjadi tempat yang aman dan hangat di mana klien dapat bercerita tanpa takut dihakimi. Dengan empati dan sikap menghargai setiap proses, ia berharap klien menemukan kelegaan dan dapat menjalani pemulihan selangkah demi selangkah.

Ganda
28 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Ganda Doloksaribu
28 tahun
Kerinduan Ganda adalah melayani melalui pendampingan yang penuh makna. Dengan empati yang sitematis dan reflektif, ia menemani klien berproses dengan tenang sampai menemukan kelegaan yang memulihkan.

Warty
35 tahun
Facilitator The Art of Listening

Warty
35 tahun
Warty hadir dengan keinginan tulus untuk mendengarkan, menggali dan menolong klien mengenal dirinya serta memahami pergumulannya. Dengan ketenangan dan empati, ia mendengar dengan penuh perhatian. Harapannya, klien merasa lega dan menemukan langkah-langkah kecil yang menuntunnya menuju pemulihan.

Sherly Lucyana
34 tahun
Facilitator The Art of Listening

Sherly Lucyana
34 tahun
Sherly hadir dengan kasih untuk memberi ruang dan mendengarkan klien secara utuh dengan hati terbuka. Berlandaskan empati, kepedulian dan kesabaran, ia menggali akar persoalan dengan seksama. Harapannya, setiap klien merasa sungguh dipahami, dipedulikan dengan tulus dan ditemani menjalani prosesnya.

Novita Ong
37 tahun
Facilitator The Art of Listening

Novita Ong
37 tahun
Novita hadir dengan empati yang hangat, terpancar dari senyuman tulus dan perhatian yang menenangkan. Melalui kata-kata yang seolah memeluk, ia mendengarkan dengan hati yang menerima tanpa menghakimi. Ia berharap setiap klien merasa lega, teduh dan menemukan kembali ruang untuk bernafas.