Kamu mencoba berani terbuka dan bercerita, tapi justru dihakimi?
Sudah berusaha jujur tentang perasaan, namun malah disalahpahami dan dihakimi. Tenang, itu bukan salahmu. Kamu mungkin belum menemukan telinga yang mau dan siap mendengarkan dengan empati.

Ruang konseling aman: dipahami, bukan dihakimi
Di Teman Berteduh, kamu bebas bercerita apa saja tanpa ada stigma. Kami menawarkan layanan konseling online yang praktis, mudah, dan pastinya terjangkau.
Ruang konseling aman: dipahami, bukan dihakimi
Di Teman Berteduh, kamu bebas bercerita apa saja tanpa ada stigma. Kami menawarkan layanan konseling online yang praktis, mudah, dan pastinya terjangkau.

Telah melayani 1000+ sesi konseling online
untuk masalah kecemasan, depresi, stres, burnout, kesepian, dan mental health issue.
Professional Listener Tersertifikasi
Semua Professional Listener Teman Berteduh telah mengikuti sesi pelatihan dan lulus assessment The Art of Listening. Mereka memiliki standar khusus dan keterampilan yang dapat membantumu bercerita dan mengungkapkan perasaanmu dengan leluasa.

Marshella
32 tahun
Confidant The Art of Listening
Marshella ingin hadir dengan empati yang hangat dan tenang, berusaha sungguh-sungguh memahami persoalan dari sudut pandang klien sambil menumbuhkan rasa pemberdayaan dan kendali diri yang lembut. Harapannya setiap klien yang ia temani tidak merasa sendirian.

Jellia
47 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Jellia rindu menjadi berkat dengan menghadirkan pertolongan yang hangat dan tulus. Melalui refleksi yang tenang dan humor yang lembut, ia berharap klien bisa menemukan pola yang menghubungkan masa lalu, luka, relasi dan keputusan hidupnya, sehingga setiap perjumpaan menjadi ruang aman bagi klien dapat bercerita dan bernafas lega.

Evy Kartika
58 tahun
Confidant The Art of Listening
Evy hadir dengan lembut untuk mendampingi klien yang mencari tempat aman untuk bercerita. Dengan kecermatan dan analitis, ia menemani proses batin klien menemukan ketenangan, merasakan dukungan yang menguatkan dan memperoleh keberanian untuk melewati masa-masa sulitnya.

Warty
35 tahun
Confidant The Art of Listening
Warty hadir dengan keinginan tulus untuk mendengarkan, menggali dan menolong klien mengenal dirinya serta memahami pergumulannya. Dengan ketenangan dan empati, ia mendengar dengan penuh perhatian. Harapannya, klien merasa lega dan menemukan langkah-langkah kecil yang menuntunnya menuju pemulihan.

Hindro
60 tahun
Confidant The Art of Listening
Hindro rindu menghadirkan diri untuk membantu sesama melalui sesi konseling, Dengan hati yang tenang tanpa menghakimi, ia mendengar setiap klien dengan kesungguhan hati dan ketulusan. Harapannya, klien mendapatkan kedamaian yang memampukan mereka menghadapi dan mengatasi persoalan hidupnya dengan lebih kuat.

Fernika Mei En
41 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Fernika membawa kerinduan yang tulus untuk melihat klien bertumbuh semakin sehat secara mental. Dengan empati, keramahan dan sikap suportif yang tidak menghakimi, ia menciptakan ruang yang aman dan menenangkan. Harapannya, klien menemukan harapan baru di tengah kesulitan hidup yang mereka hadapi.

Aprilia Irma
30 tahun
Confidant The Art of Listening
Irma menjawab panggilan Tuhan untuk menolong jiwa-jiwa yang lelah, terluka dan tengah mencari arah dalam hidupnya. Dengan ramah, refleksi yang tenang dan terstruktur, Ia mendampingi klien dengan hangat dan penuh penerimaan. Harapannya setiap klien dapat memaknai persoalan dan menemukan jawaban di dalam Tuhan.

Tias Putro
45 tahun
Confidant The Art of Listening
Kerinduan Tias untuk menjadi saluran berkat diwujudkan melalui kesediaan mendampingi dan mendengar dengan penuh empati. Harapannya dengan memberikan ruang aman, klien dapat memproses perasaannya dan perlahan menemukan makna di balik persoalan yang dialami.

Destrin
33 tahun
Confidant The Art of Listening
Destrin rindu melangkah dalam panggilan Tuhan untuk melayani klien dengan empati dan ketajaman memahami serta menganalisis persoalan klien. Dengan sikap terbuka dan tidak menghakimi, ia menciptakan ruang hangat tempat klien bercerita dengan aman, nyaman tanpa takut dihakimi.

Yunita Elisabeth
43 tahun
Confidant The Art of Listening
Berangkat dari pengalaman berada di titik terendah dan proses pemulihan yang panjang, Yunita mampu berempati dan mendengar tanpa menghakimi. Ia hadir menemani dengan tulus dan pikiran yang positif supaya klien merasa diterima apa adanya, lebih ringan secara emosional dan tidak merasa sendirian.

Junita Sarlis
46 tahun
Confidant The Art of Listening
Junita hadir dengan ketulusan hati untuk mendengarkan tanpa menghakimi. Dengan ketenangan dan empati, ia menemani klien memproses batin dengan perhatian dan penerimaan penuh. Harapannya, klien merasa lebih lega dan menemukan langkah-langkah menuju pemulihan.

Depi
34 tahun
Confidant The Art of Listening
Depi rindu menjadi berkat melalui pelayanan konseling, menghadirkan empati yang hangat sekaligus keteguhan yang menenangkan. Dengan kekuatan hati yang lembut, ia berharap klien merasakan keteduhan, kelegaan dan ruang aman untuk memulihkan diri.

Jessica Dima
36 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Dima rindu hadir secara utuh, membuka ruang aman untuk mendengar dan menerima kerentanan klien. Dengan empati yang peka, ia membaca gestur dan nada serta merefleksikan kisah dengan teliti dan kejernihan makna sehingga klien merasa diterima dan lega.

Auliarty
45 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Auliarty Samulang
45 tahun
Auliarty hadir untuk mendampingi setiap klien yang ingin bercerita. Dengan empati dan ketenangan, ia memberi ruang aman dan sabar mendengarkan tanpa menghakimi. Harapannya, setiap klien pulang dengan hati yang lega dan merasa sungguh diterima.

Helen Dince
43 tahun
Confidant The Art of Listening
Kerinduan Helen adalah melayani dan menjadi berkat melalui sesi konseling yang selaras dengan pendidikan dan panggilannya. Dengan sikap tenang, lembut, penuh empati dalam mendengarkan, ia menciptakan ruang aman yang meneduhkan bagi klien merasakan kelegaan dan kekuatan yang baru.

Boby
40 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Boby rindu mengalirkan kasih Tuhan melalui kehadirannya mendengarkan klien dengan penuh empati. Dengan sikap tenang, sistematis dan reflektif, ia menemani dengan kepekaan dan kebijaksanaan. Harapannya, klien menemukan ketenangan , kedamaian dan kelegaan yang memulihkan jiwa.

Ganda
28 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Ganda Doloksaribu
28 tahun
Kerinduan Ganda adalah melayani melalui pendampingan yang penuh makna. Dengan empati yang sitematis dan reflektif, ia menemani klien berproses dengan tenang sampai menemukan kelegaan yang memulihkan.

Stella
43 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Stella rindu berkontribusi dalam pelayanan konseling dengan antusiasme yang menyatu antara ketertarikan pada psikologi dan kedalaman rohani. Dengan empati yang tenang dan terstruktur, ia tidak terburu-buru merespons. Baginya, setiap kisah layak diterima dengan hati, bukan disikapi dengan nasihat kosong tanpa empati.

Priskila
29 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Priskila membawa empati yang hangat dan refleksi yang tenang, serta menghadirkan dirinya bagi klien. Dengan kepekaan membaca emosi, ia menciptakan ruang aman bagi klien untuk jujur tanpa takut dihakimi. Harapannya, klien dapat melihat pola-pola yang tidak sehat dalam dirinya dan mulai belajar memproses bagian terluka dengan kejernihan hati dan pikiran.

Denissa
33 tahun
Confidant The Art of Listening
Denissa memandang setiap perjumpaan sebagai kesempatan yang berharga untuk menolong. Ia hadir dengan empati dan komunikasi yang reflektif sehingga klien menemukan kesadaran akan kondisi diri dan solusi dari persoalan yang dihadapi serta mampu melihat harapan untuk melangkah ke depan.

Erick Marlissa
41 tahun
Confidant The Art of Listening
Erick hadir menjadi pendengar yang peka, penuh empati dan peduli. Dengan sikap tenang tanpa menghakimi, ia menuntun klien menemukan langkah-langkah kecil untuk dijalani. Harapannya, klien memperoleh kesadaran diri lebih dalam serta menemukan makna dari setiap proses hidup yang mereka lalui.

Marselina
37 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Seli adalah listener yang hangat dan membawa rasa bahagia. Kecintaannya pada ketenangan, serta kebiasaan refleksi diri yang mendalam menjadi fondasi ketika berempati dan melayani klien. Ia ingin setiap klien merasa didengarkan dan mengalami keteduhan.

Novita Ong
37 tahun
Confidant The Art of Listening
Novita hadir dengan empati yang hangat, terpancar dari senyuman tulus dan perhatian yang menenangkan. Melalui kata-kata yang seolah memeluk, ia mendengarkan dengan hati yang menerima tanpa menghakimi. Ia berharap setiap klien merasa lega, teduh dan menemukan kembali ruang untuk bernafas.

Olive
47 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Berangkat dari latar belakang pendidikan yang selaras dengan pelayanan pendampingan, Olive hadir dengan ketenangan, keteguhan hati serta cara berpikir yang terstruktur dan sistematis dalam menganalisa persolan secara jernih. Ia menuntun klien memproses setiap persoalan dengan penuh kesadaran untuk memperoleh insight baru dan pikiran yang lebih lapang.