Kamu mencoba berani terbuka dan bercerita, tapi justru dihakimi?
Sudah berusaha jujur tentang perasaan, namun malah disalahpahami dan dihakimi. Tenang, itu bukan salahmu. Kamu mungkin belum menemukan telinga yang mau dan siap mendengarkan dengan empati.

Ruang konseling aman: dipahami, bukan dihakimi
Di Teman Berteduh, kamu bebas bercerita apa saja tanpa ada stigma. Kami menawarkan layanan konseling online yang praktis, mudah, dan pastinya terjangkau.
Ruang konseling aman: dipahami, bukan dihakimi
Di Teman Berteduh, kamu bebas bercerita apa saja tanpa ada stigma. Kami menawarkan layanan konseling online yang praktis, mudah, dan pastinya terjangkau.

Telah melayani 1000+ sesi konseling online
untuk masalah kecemasan, depresi, stres, burnout, kesepian, dan mental health issue.
Professional Listener Tersertifikasi
Semua Professional Listener Teman Berteduh telah mengikuti sesi pelatihan dan lulus assessment The Art of Listening. Mereka memiliki standar khusus dan keterampilan yang dapat membantumu bercerita dan mengungkapkan perasaanmu dengan leluasa.

Cindy Chandry
34 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Cindy berharap bisa hadir sepenuh hati, mendampingi dengan ketenangan dan kepekaan untuk menggali hal-hal yang menumbuhkan kesadaran. Dengan emosi dan pikiran yang stabil, ia menciptakan ruang aman bagi proses refleksi sehingga klien merasa lega dan mampu memproses emosi dengan lebih jernih dan sehat.

Yunita Elisabeth
43 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Yunita Elisabeth
43 tahun
Berangkat dari pengalaman berada di titik terendah dan proses pemulihan yang panjang, Yunita mampu berempati dan mendengar tanpa menghakimi. Ia hadir menemani dengan tulus dan pikiran yang positif supaya klien merasa diterima apa adanya, lebih ringan secara emosional dan tidak merasa sendirian.

Aprilia Irma
30 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Irma menjawab panggilan Tuhan untuk menolong jiwa-jiwa yang lelah, terluka dan tengah mencari arah dalam hidupnya. Dengan ramah, refleksi yang tenang dan terstruktur, Ia mendampingi klien dengan hangat dan penuh penerimaan. Harapannya setiap klien dapat memaknai persoalan dan menemukan jawaban di dalam Tuhan.

Junita Sarlis
46 tahun
Confidant The Art of Listening
Junita hadir dengan ketulusan hati untuk mendengarkan tanpa menghakimi. Dengan ketenangan dan empati, ia menemani klien memproses batin dengan perhatian dan penerimaan penuh. Harapannya, klien merasa lebih lega dan menemukan langkah-langkah menuju pemulihan.

Novita Ong
37 tahun
Confidant The Art of Listening
Novita hadir dengan empati yang hangat, terpancar dari senyuman tulus dan perhatian yang menenangkan. Melalui kata-kata yang seolah memeluk, ia mendengarkan dengan hati yang menerima tanpa menghakimi. Ia berharap setiap klien merasa lega, teduh dan menemukan kembali ruang untuk bernafas.

Stella
43 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Stella rindu berkontribusi dalam pelayanan konseling dengan antusiasme yang menyatu antara ketertarikan pada psikologi dan kedalaman rohani. Dengan empati yang tenang dan terstruktur, ia tidak terburu-buru merespons. Baginya, setiap kisah layak diterima dengan hati, bukan disikapi dengan nasihat kosong tanpa empati.

Priskila
29 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Priskila membawa empati yang hangat dan refleksi yang tenang, serta menghadirkan dirinya bagi klien. Dengan kepekaan membaca emosi, ia menciptakan ruang aman bagi klien untuk jujur tanpa takut dihakimi. Harapannya, klien dapat melihat pola-pola yang tidak sehat dalam dirinya dan mulai belajar memproses bagian terluka dengan kejernihan hati dan pikiran.

Nining
48 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Nining rindu hadir sebagai teman yang mendengar, merawat dan meneduhkan dengan kehadiran yang hangat dan penuh penerimaan. Dengan jiwa seorang ibu, ia memberi diri dan mendampingi melalui percakapan reflektif yang menumbuhkan kesadaran dan ketenangan batin sehingga klien merasa lega, diterima dan dimengerti.

Kezia Nita
41 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Kezia terus belajar mengembangkan diri di dunia konseling karena kerinduannya menjadi saluran berkat bagi sesama. Berangkat dari pengalaman dan pergumulan hidup, ia hadir dengan empati yang tulus, kelembutan dan ketenangan memberi rasa aman sehingga klien merasa lega dan melangkah menuju perubahan yang lebih baik.

Evy Kartika
58 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Evy hadir dengan lembut untuk mendampingi klien yang mencari tempat aman untuk bercerita. Dengan kecermatan dan analitis, ia menemani proses batin klien menemukan ketenangan, merasakan dukungan yang menguatkan dan memperoleh keberanian untuk melewati masa-masa sulitnya.

Warty
35 tahun
Confidant The Art of Listening
Warty hadir dengan keinginan tulus untuk mendengarkan, menggali dan menolong klien mengenal dirinya serta memahami pergumulannya. Dengan ketenangan dan empati, ia mendengar dengan penuh perhatian. Harapannya, klien merasa lega dan menemukan langkah-langkah kecil yang menuntunnya menuju pemulihan.

Marshella
32 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Marshella ingin hadir dengan empati yang hangat dan tenang, berusaha sungguh-sungguh memahami persoalan dari sudut pandang klien sambil menumbuhkan rasa pemberdayaan dan kendali diri yang lembut. Harapannya setiap klien yang ia temani tidak merasa sendirian.

Ganda
28 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Ganda Doloksaribu
28 tahun
Kerinduan Ganda adalah melayani melalui pendampingan yang penuh makna. Dengan empati yang sitematis dan reflektif, ia menemani klien berproses dengan tenang sampai menemukan kelegaan yang memulihkan.

Anna Elisa
46 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Kerinduan Elisa adalah hadir sepenuhnya bagi klien, mendengar dengan sungguh dan memahami dengan hati. Dengan empati yang tenang, ia menjaga kerahasian klien seta merespons secara menenangkan dan membangun, percaya bahwa didengarkan adalah awal dari pemulihan

Boby
40 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Boby rindu mengalirkan kasih Tuhan melalui kehadirannya mendengarkan klien dengan penuh empati. Dengan sikap tenang, sistematis dan reflektif, ia menemani dengan kepekaan dan kebijaksanaan. Harapannya, klien menemukan ketenangan , kedamaian dan kelegaan yang memulihkan jiwa.

Denissa
33 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Denissa Krisfetson
33 tahun
Denissa memandang setiap perjumpaan sebagai kesempatan yang berharga untuk menolong. Ia hadir dengan empati dan komunikasi yang reflektif sehingga klien menemukan kesadaran akan kondisi diri dan solusi dari persoalan yang dihadapi serta mampu melihat harapan untuk melangkah ke depan.

Romanna
33 tahun
Certified The Art of Listening Trainer

Romanna Aritonang
33 tahun
Anna hadir dengan ketenangan yang lembut dalam mengarahkan percakapan secara terstruktur untuk mendapatkan makna. Dengan kepekaan dan kehadiran penuh, ia mendukung pertumbuhan batin klien di setiap prosesnya sehingga klien mendapatkan kelegaan, merasa ditopang dan tidak sendirian menghadapai situasi yang tak mudah.

Jellia
47 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Jellia rindu menjadi berkat dengan menghadirkan pertolongan yang hangat dan tulus. Melalui refleksi yang tenang dan humor yang lembut, ia berharap klien bisa menemukan pola yang menghubungkan masa lalu, luka, relasi dan keputusan hidupnya, sehingga setiap perjumpaan menjadi ruang aman bagi klien dapat bercerita dan bernafas lega.

Hindro
60 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Hindro rindu menghadirkan diri untuk membantu sesama melalui sesi konseling, Dengan hati yang tenang tanpa menghakimi, ia mendengar setiap klien dengan kesungguhan hati dan ketulusan. Harapannya, klien mendapatkan kedamaian yang memampukan mereka menghadapi dan mengatasi persoalan hidupnya dengan lebih kuat.

Olive
47 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Berangkat dari latar belakang pendidikan yang selaras dengan pelayanan pendampingan, Olive hadir dengan ketenangan, keteguhan hati serta cara berpikir yang terstruktur dan sistematis dalam menganalisa persolan secara jernih. Ia menuntun klien memproses setiap persoalan dengan penuh kesadaran untuk memperoleh insight baru dan pikiran yang lebih lapang.

Jessica Dima
36 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Dima rindu hadir secara utuh, membuka ruang aman untuk mendengar dan menerima kerentanan klien. Dengan empati yang peka, ia membaca gestur dan nada serta merefleksikan kisah dengan teliti dan kejernihan makna sehingga klien merasa diterima dan lega.

Depi
34 tahun
Confidant The Art of Listening
Depi rindu menjadi berkat melalui pelayanan konseling, menghadirkan empati yang hangat sekaligus keteguhan yang menenangkan. Dengan kekuatan hati yang lembut, ia berharap klien merasakan keteduhan, kelegaan dan ruang aman untuk memulihkan diri.

Rodeestalita
41 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Rodee membawa kerinduan yang lembut untuk mendampingi klien dalam proses pemulihan batin. Ia hadir dengan kepekaan, tanpa menghakimi dengan refleksi yang menenangkan. Berbekal pengalaman luka yang pernah dialami, ia mendengarkan dengan hati sehingga klien merasa dipahami dan diterima.

Marselina
37 tahun
Certified The Art of Listening Trainer
Seli adalah listener yang hangat dan membawa rasa bahagia. Kecintaannya pada ketenangan, serta kebiasaan refleksi diri yang mendalam menjadi fondasi ketika berempati dan melayani klien. Ia ingin setiap klien merasa didengarkan dan mengalami keteduhan.